Prof Mirza Tabrani Nahkodai Universitas Syiah Kuala Lima Tahun ke Depan

- Kontributor

Senin, 9 Maret 2026 - 23:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, TP –  Prof Mirza Tabrani resmi menjabat sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) untuk periode 2026–2031 setelah dilantik dalam prosesi pengucapan sumpah jabatan di Gedung AAC Dayan Dawood, Kampus Darussalam, Banda Aceh, Senin.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USK Safrizal ZA dan turut dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Sains, Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Khairul Munadi.

Dalam sambutannya, Safrizal ZA menyampaikan ucapan selamat kepada Mirza Tabrani atas amanah baru yang diemban sebagai pimpinan Universitas Syiah Kuala untuk lima tahun ke depan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada rektor sebelumnya, Prof Marwan, atas kontribusi dan kepemimpinannya dalam mengembangkan universitas tersebut.

Baca Juga :  Mualem Dukung Rencana Film Kesultanan Aceh - Ottoman, Siap Libatkan Tim Terbaik

Safrizal mengatakan proses pemilihan rektor kali ini berlangsung lancar dan kondusif, mencerminkan kematangan sistem demokrasi di lingkungan Universitas Syiah Kuala.

Menurutnya, keberhasilan proses pemilihan yang berlangsung tertib dan damai menjadi capaian yang patut diapresiasi oleh seluruh sivitas akademika kampus tersebut.

Selain itu, ia menilai kepemimpinan sebelumnya telah meletakkan fondasi penting bagi pengembangan Universitas Syiah Kuala, terutama dalam masa transisi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

Dalam kesempatan tersebut, Safrizal juga menyinggung sejarah berdirinya Universitas Syiah Kuala yang tidak terlepas dari semangat para tokoh pendiri untuk melanjutkan tradisi keilmuan yang telah lama berkembang di Aceh.

Nama Universitas Syiah Kuala, kata dia, dipilih sebagai simbol keberlanjutan tradisi ilmu yang memadukan nilai keimanan, ilmu pengetahuan, serta kearifan lokal dengan semangat universal.

Baca Juga :  Mualem Pastikan Tambahan Anggaran Pusat Rp10 Triliun untuk Aceh Tahun 2026

Karena itu, ia menegaskan USK memiliki peran penting bagi masyarakat Aceh dan kerap disebut sebagai “jantung hati rakyat Aceh”.

“Denyut kehidupan USK harus sejalan dengan denyut masyarakat Aceh. Kemajuan kampus ini diharapkan dapat dirasakan hingga ke seluruh pelosok daerah,” ujarnya.

Safrizal juga mengingatkan bahwa kepemimpinan universitas saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang mampu membawa perubahan sekaligus menjaga reputasi institusi.

Menurutnya, pimpinan universitas harus mampu menyeimbangkan kebebasan akademik dengan pengelolaan administrasi yang efektif serta mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan yang cepat di dunia pendidikan tinggi.

Berita Terkait

Mendagri Dijadwalkan Tutup Aceh Ramadhan Festival di Masjid Raya Baiturrahman
Mudik Gratis 2026 Dibuka, Dishub Aceh Ajak Masyarakat Segera Daftar
Usai Tarawih, Mualem Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Aceh
Pemprov Aceh Lepas Tim Safari Ramadhan, Sasar 18 Daerah Terdampak Bencana
Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi
Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh
UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh
Program Renjani, DJP Aceh Kukuhkan 180 Relawan Pajak

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 23:18 WIB

Prof Mirza Tabrani Nahkodai Universitas Syiah Kuala Lima Tahun ke Depan

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:10 WIB

Mendagri Dijadwalkan Tutup Aceh Ramadhan Festival di Masjid Raya Baiturrahman

Rabu, 4 Maret 2026 - 07:06 WIB

Mudik Gratis 2026 Dibuka, Dishub Aceh Ajak Masyarakat Segera Daftar

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:00 WIB

Pemprov Aceh Lepas Tim Safari Ramadhan, Sasar 18 Daerah Terdampak Bencana

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:49 WIB

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Berita Terbaru