Presiden Prabowo Singgung Rekonsiliasi dengan Mualem di Forum Ekonomi Internasional Rusia

- Kontributor

Jumat, 20 Juni 2025 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

residen Republik Indonesia Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato pada sesi pleno St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025 di ExpoForum Convention and Exhibition Centre, St. Petersburg, Rusia,

residen Republik Indonesia Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato pada sesi pleno St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025 di ExpoForum Convention and Exhibition Centre, St. Petersburg, Rusia,

Banda Aceh, TP – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyinggung kisah rekonsiliasi dengan Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, saat berbicara dalam diskusi panel St Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2025 di Rusia. Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya rekonsiliasi dalam membangun perdamaian yang berkelanjutan.

Menjawab pertanyaan seputar upaya menyatukan pihak-pihak yang pernah berseteru, Prabowo mengangkat pengalaman masa lalu saat dirinya masih aktif di militer dan harus berhadapan dengan Mualem, yang kala itu merupakan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dalam konflik berkepanjangan di Aceh.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Jaya Siapkan Pelabuhan Calang untuk Ekspor Batubara

“Konflik separatis di Aceh berlangsung sangat lama, hampir tiga dekade. Namun kini, bayangkan, mantan panglima GAM yang dulunya bertempur melawan kami selama lebih dari 25 tahun, kini justru bergabung dengan partai saya,” ujar Prabowo, Jumat (20/6/2025), di hadapan para pemimpin dunia.

Prabowo melanjutkan bahwa Mualem saat ini menjabat sebagai Gubernur Aceh, sementara dirinya menjadi Presiden Indonesia. “Ini membuktikan bahwa mantan lawan sekalipun bisa bersatu demi masa depan bangsa,” katanya.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Fokus Pulihkan Sekolah Aceh

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya jalan dialog sebagai solusi penyelesaian konflik. Ia menyatakan bahwa sebagai mantan prajurit, ia sangat memahami nilai rekonsiliasi dan perdamaian.

“Dari dulu saya selalu percaya, lebih baik berunding daripada berperang. Negosiasi adalah jalan utama untuk menyelesaikan perbedaan. Lebih baik berdialog daripada saling menumpahkan darah,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi sorotan dalam forum internasional tersebut, sekaligus menjadi contoh nyata dari keberhasilan transformasi konflik menjadi kerja sama politik di Indonesia.

Berita Terkait

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh
Pemkab Nagan Raya Laporkan Kerugian Banjir Rp1,1 Triliun
Pemkab Aceh Jaya Dapat Bantuan Bus Sekolah dari Pusat
Indeks SPBE Aceh Jaya 2025 Naik, Raih Predikat Baik
Safwandi Tunjuk Masri sebagai Plt Sekda Aceh Jaya
Posko Darurat Minta Tarif Transportasi ke Aceh Tetap Wajar
Sekda Aceh Perkuat Koordinasi dengan NGO dan Relawan Pascabencana
Basarnas: Operasi SAR Bencana Aceh Capai Hampir 80 Persen

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:44 WIB

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:36 WIB

Pemkab Aceh Jaya Dapat Bantuan Bus Sekolah dari Pusat

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:14 WIB

Indeks SPBE Aceh Jaya 2025 Naik, Raih Predikat Baik

Senin, 12 Januari 2026 - 17:08 WIB

Safwandi Tunjuk Masri sebagai Plt Sekda Aceh Jaya

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:59 WIB

Posko Darurat Minta Tarif Transportasi ke Aceh Tetap Wajar

Berita Terbaru

Farid Nyak Umar,ST., saat berbicara pada reses I masa persidangan II bersama warga

Banda Aceh

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:49 WIB

Peserta Pelatihan dan Sosialisasi dan pelatihan aplikasi Internet Banking Corporate (IBC

Daerah

Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:36 WIB

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE

Banda Aceh

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Rabu, 11 Feb 2026 - 12:44 WIB

Tim Universitas Teuku Umar menyalurkan bantuan kain sarung dan mukena dari perguruan tinggi mitra kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Daerah

UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh

Senin, 9 Feb 2026 - 09:09 WIB

Daerah

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Minggu, 8 Feb 2026 - 19:32 WIB