Calang, TP – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) ke-XV tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafpora) menggelar Pelatihan Pengelolaan Destinasi Wisata di Hotel Pantai Barat, Desa Keutapang, Kecamatan Krueng Sabee. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 4–5 November 2025.
Sebanyak 39 peserta mengikuti pelatihan tersebut, terdiri dari tujuh keuchik, dua duta wisata, dan 30 anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Mereka mendapat pembekalan tentang pengelolaan destinasi pariwisata, penyusunan rencana aksi kesiapan destinasi, serta strategi pemberdayaan masyarakat lokal di sektor wisata.
Bupati Aceh Jaya, Safwandi, melalui Staf Ahli Bidang Keistimewaan dan SDM, Yenni Elfiana, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari persiapan daerah dalam menyambut ajang PORA yang tidak hanya bersifat olahraga, tetapi juga menjadi momentum promosi potensi daerah.
“PORA bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga kesempatan emas untuk memperkenalkan kekayaan wisata, budaya, dan keramahtamahan masyarakat Aceh Jaya kepada tamu dari seluruh kabupaten/kota se-Aceh,” ujar Yenni saat membuka kegiatan tersebut.
Menurutnya, pengelolaan destinasi wisata yang baik, profesional, dan berkelanjutan menjadi kunci dalam memberikan kesan positif kepada para pengunjung. Karena itu, setiap desa wisata dan pelaku pariwisata diharapkan siap menghadapi peningkatan kunjungan selama penyelenggaraan PORA mendatang.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap desa wisata, daya tarik alam, serta layanan kepada wisatawan disiapkan dengan matang. Keberhasilan sektor pariwisata membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat agar manfaat ekonomi dapat dirasakan bersama,” kata Yenni.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, keuchik, BUMDes, serta pelaku pariwisata lokal untuk mewujudkan tata kelola wisata yang berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya Aceh Jaya.
Dengan pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya berharap dapat memperkuat kapasitas pelaku wisata lokal dalam mengelola potensi daerah secara profesional, sehingga sektor pariwisata mampu menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat citra positif daerah saat menjadi tuan rumah PORA XV tahun 2026.(Adv)











