Pemerintah Tetapkan Empat Pulau Sah Milik Aceh, Presiden Prabowo Ambil Keputusan Berdasarkan Data Administratif

- Kontributor

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan dalam konferensi pers soal sengketa pulau antara Aceh dan Sumut,

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan dalam konferensi pers soal sengketa pulau antara Aceh dan Sumut,

Jakarta, TP – Pemerintah pusat secara resmi menetapkan bahwa empat pulau yang sebelumnya disengketakan antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara adalah bagian sah dari wilayah administratif Aceh. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/06/2025).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa keputusan diambil setelah pemerintah melakukan telaah mendalam atas dokumen dan data pendukung dari Kementerian Dalam Negeri. “Presiden telah memutuskan bahwa keempat pulau, yaitu Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek, secara administratif masuk dalam wilayah Provinsi Aceh,” ujar Prasetyo.

Baca Juga :  Bupati Aceh Jaya Kukuhkan Inovasi Sekolah Islam Berbasis Industri (SIRAMBI) SMPS Darun Nizham

Dalam konferensi pers tersebut turut hadir Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem), serta Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Gubernur Aceh Mualem menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keputusan tegas Presiden Prabowo Subianto. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut berkontribusi dalam mendukung perjuangan Aceh, mulai dari Mendagri, Wakil Ketua DPR RI, Mensesneg, hingga Gubernur Sumut.

“Atas nama rakyat Aceh, kami berterima kasih kepada Bapak Presiden dan seluruh pihak terkait. Semoga keputusan ini membawa kedamaian dan mempererat semangat persatuan dalam bingkai NKRI,” ujar Mualem.

Baca Juga :  Armada KRI Perkuat Distribusi Bantuan

Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada masyarakat Aceh yang selama ini aktif mengawal isu tersebut. Mualem menyebut bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama, tokoh adat, Forbes DPR/DPD RI asal Aceh, dan organisasi masyarakat, menjadi kunci keberhasilan dalam penyelesaian sengketa ini.

Mualem berharap hubungan antara Aceh dan Sumatera Utara tetap harmonis dan saling mendukung dalam pembangunan. Ia menyebut keputusan ini bukan untuk memenangkan satu pihak, melainkan hasil penyelesaian administratif berdasarkan fakta hukum dan data yang valid.

Berita Terkait

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi
Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC
Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh
UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh
Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik
Pemkab Nagan Raya Laporkan Kerugian Banjir Rp1,1 Triliun
Program Renjani, DJP Aceh Kukuhkan 180 Relawan Pajak
TP PKK Aceh Barat Salurkan Perlengkapan Sekolah Korban Banjir

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:49 WIB

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:36 WIB

Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:44 WIB

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Senin, 9 Februari 2026 - 09:09 WIB

UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:32 WIB

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Berita Terbaru

Farid Nyak Umar,ST., saat berbicara pada reses I masa persidangan II bersama warga

Banda Aceh

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:49 WIB

Peserta Pelatihan dan Sosialisasi dan pelatihan aplikasi Internet Banking Corporate (IBC

Daerah

Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:36 WIB

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE

Banda Aceh

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Rabu, 11 Feb 2026 - 12:44 WIB

Tim Universitas Teuku Umar menyalurkan bantuan kain sarung dan mukena dari perguruan tinggi mitra kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Daerah

UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh

Senin, 9 Feb 2026 - 09:09 WIB

Daerah

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Minggu, 8 Feb 2026 - 19:32 WIB