Banda Aceh, TP – Sebanyak 18 peserta Pelatihan Kader Ulama (PKU) Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Jaya melaksanakan kegiatan observasi lapangan ke Makam Syiah Kuala dan Museum Aceh, Kamis (30/10/2025).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program pelatihan yang digelar MPU Aceh Jaya dengan tujuan memperluas wawasan peserta mengenai sejarah, peran, dan kontribusi para ulama terhadap perkembangan Islam di Aceh.
Kepala Sekretariat MPU Aceh Jaya, Jamaluddin, mengatakan observasi lapangan ini bertujuan memperkuat pemahaman peserta terhadap nilai-nilai keulamaan dan sejarah keislaman yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Aceh.
“Observasi ini penting agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga menyaksikan langsung warisan perjuangan dan pemikiran ulama masa lalu seperti Syiah Kuala, yang menjadi rujukan dalam pengembangan ilmu dan dakwah di Aceh,” ujar Jamaluddin.
Ia berharap para peserta dapat mengambil pelajaran berharga dari kegiatan tersebut dan menjadikannya sebagai inspirasi dalam memperkuat peran ulama di tengah masyarakat.
“Kami ingin para kader ulama mampu meneladani semangat keilmuan dan pengabdian ulama terdahulu, serta mengimplementasikannya dalam dakwah dan kegiatan sosial kemasyarakatan,” tambahnya.
Salah seorang peserta, Tgk. Irfan Feros, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru dari kegiatan tersebut. Menurutnya, program seperti ini perlu dijadikan agenda rutin setiap tahun.
“Kegiatan ini sangat membantu kami memahami nilai-nilai keulamaan secara nyata dan memperluas wawasan tentang sejarah Islam di Aceh,” ujarnya.
Ia menambahkan, kunjungan ke Makam Syiah Kuala memberikan pemahaman mendalam tentang besarnya peran ulama dalam membangun peradaban Islam di Aceh. “Melihat langsung peninggalan sejarah membuat kami semakin menghargai perjuangan para ulama terdahulu,” tutupnya.(Adv)











