Banda Aceh, TP — Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo resmi dilantik sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda menggantikan Mayjen TNI Niko Fahrizal. Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Senin (8/9).
Dalam arahannya, Jenderal Maruli menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi antara TNI Angkatan Darat dengan pemerintah daerah, media, serta masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang baik akan memastikan program-program TNI AD dapat dipahami sekaligus memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
“TNI AD harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika global, serta memperkuat kerja sama dengan semua pemangku kepentingan,” ujar Maruli.
Kasad juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan, sembari meminta pejabat baru melanjutkan tradisi pengabdian dengan penuh tanggung jawab.
Profil Singkat Pangdam IM yang Baru
Mayjen Joko Hadi Susilo lahir pada 4 Juli 1970 dan merupakan lulusan Akademi Militer 1991 dari kecabangan Infanteri. Selama lebih dari tiga dekade berkarier, ia pernah menduduki sejumlah posisi penting di lingkungan TNI AD.
Karier militernya mulai menonjol ketika menjabat Komandan Batalyon Infanteri Linud 328/Dirgahayu pada 2008–2009. Setelah itu, ia dipercaya menempati berbagai posisi strategis, antara lain Komandan Kodim 1605/Belu, Aster Kostrad, hingga Danrem 062/Tarumanagara. Ia juga pernah menjadi Inspektur Kodam XVII/Cenderawasih serta Sekretaris Dinas Sejarah Angkatan Darat.
Pada 2023, Joko mendapat promosi menjadi Aster Kasad dengan pangkat Mayor Jenderal. Kini, ia dipercaya memimpin Kodam Iskandar Muda dengan harapan dapat memperkuat pembinaan teritorial sekaligus menjaga kondusivitas wilayah Aceh.
Selain memiliki pengalaman lapangan yang luas, Mayjen Joko juga mengantongi sejumlah kualifikasi militer seperti Brevet Yudha Wastu Pramuka, Para Madya, Cakra Kostrad, Taipur, hingga Airborne dan Air Assault. Ia juga tercatat sebagai alumni Lemhannas dan Sesko TNI.
Dengan pengalaman panjang serta kualifikasi yang dimiliki, Mayjen Joko Hadi Susilo diharapkan mampu melanjutkan program strategis Kodam Iskandar Muda, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta mendukung pembangunan nasional di Aceh.











