Banda Aceh, TP – Harga emas di Banda Aceh terpantau melemah pada perdagangan Rabu (10/9/2025). Di Pasar Ulee Kareng, emas dijual Rp6.080.000 per mayam, turun Rp20.000 dari hari sebelumnya yang sempat menyentuh Rp6.100.000.
Penurunan harga di tingkat lokal ini justru berlawanan dengan pergerakan emas dunia. Harga emas internasional naik seiring pelemahan dolar AS dan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed).
Mengutip Bloomberg, harga emas spot siang ini diperdagangkan di level US$3.643,07 per troi ons, menguat 0,45 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Angka tersebut hanya terpaut tipis dari rekor tertinggi intraday, US$3.674 per troi ons.
Toko Emas Al-Fath di Banda Aceh menyebut harga jual hari ini belum termasuk ongkos pembuatan perhiasan, yang berkisar Rp100.000 hingga Rp150.000 tergantung tingkat kerumitan. “Harga emas bisa berubah sewaktu-waktu,” ujar perwakilan toko.
Harga Emas Antam Ikut Terkoreksi
Sementara itu, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) juga mencatat penurunan tipis. Berdasarkan situs Logam Mulia, harga emas 1 gram dipatok Rp2.074.000, turun Rp12.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Harga buyback atau pembelian kembali emas Antam ikut terkoreksi ke Rp1.921.000 per gram. Dengan selisih Rp153.000 antara harga jual dan harga beli, masyarakat diminta lebih cermat menentukan waktu transaksi agar tetap memperoleh keuntungan optimal.
Adapun harga emas Antam untuk pecahan lain per Rabu (10/9/2025) pukul 09.35 WIB tercatat sebagai berikut:
-
0,5 gram: Rp1.087.000
-
5 gram: Rp10.145.000
-
10 gram: Rp20.235.000
-
25 gram: Rp50.462.000
-
100 gram: Rp201.612.000
-
1.000 gram: Rp2.014.600.000
Selengkapnya dapat dilihat melalui laman resmi Logam Mulia.











