Harga Emas Di Aceh Terus Meningkat, Hampir Menyentuh Angka 5 Juta Per Mayam

- Kontributor

Selasa, 4 Februari 2025 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh, TP– Provinsi di ujung barat Indonesia, tidak hanya dikenal karena kekayaan budaya dan sejarahnya yang panjang, tetapi juga karena hubungan erat masyarakatnya dengan emas. Kini, emas hampir menyentuh harga Rp 5 juta per mayam, sebuah angka yang mencatatkan sejarah tersendiri. Bagaimana perjalanan emas dari masa lalu hingga kini di Aceh? mari kita membahasnya secara mendalam.

Sejak zaman kerajaan, emas telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Aceh. Catatan sejarah menunjukkan bahwa pada masa Kesultanan Aceh, emas digunakan sebagai simbol kekayaan dan kekuasaan. Sultan Iskandar Muda, salah satu tokoh besar dalam sejarah Aceh, diketahui menggunakan emas untuk mempercantik istana dan sebagai mas kawin dalam pernikahan kerajaan.

Selain itu, perdagangan emas juga berkembang pesat pada masa itu. Emas Aceh menjadi komoditas yang diperdagangkan dengan pedagang dari Timur Tengah, India, dan Eropa. Tambang-tambang emas di pedalaman Aceh, seperti di Geumpang dan Beutong, menjadi sumber utama kekayaan daerah.

Kecintaan masyarakat Aceh terhadap emas tidak hanya sebatas tradisi, tetapi juga sebagai bentuk investasi. Masyarakat percaya bahwa emas adalah aset yang aman dan bernilai tinggi, terutama dalam menghadapi fluktuasi ekonomi.

Baca Juga :  Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 1446 H pada 1 Maret 2025

Pada hari ini, Selasa, 4 Februari 2025, harga emas di Banda Aceh menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Menurut data terbaru, harga emas murni mencapai Rp4.780.000 per mayam (setara dengan 3,3 gram), termasuk ongkos pembuatan maksimal sebesar Rp180.000 per mayam. Tanpa ongkos pembuatan, harga emas murni berada di angka Rp4.600.000 per mayam.

Kenaikan ini mencerminkan peningkatan sebesar Rp200.000 per mayam dibandingkan dengan bulan sebelumnya, di mana pada Desember 2024, harga emas tercatat sebesar Rp4.550.000 per mayam. Faktor-faktor seperti inflasi di Amerika Serikat dan ketidakstabilan geopolitik global berkontribusi pada lonjakan harga ini.

Selain itu, harga emas Antam juga mengalami kenaikan. Pada Januari 2025, harga emas Antam mencapai Rp1.650.000 per gram, naik Rp65.000 dari bulan sebelumnya yang berada di angka Rp1.585.000 per gram.

Di wilayah lain seperti Aceh Jaya, harga emas murni juga mengalami peningkatan. Pada Januari 2025, harga emas murni di Calang mencapai Rp4.500.000 per mayam, dengan harga per gram sebesar Rp1.388.000, naik dari sebelumnya Rp1.363.000 per gram.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Empat Pulau Sah Milik Aceh, Presiden Prabowo Ambil Keputusan Berdasarkan Data Administratif

Meskipun terjadi kenaikan harga, daya beli masyarakat terhadap emas tetap stabil. Di Banda Aceh, sekitar 60% transaksi didominasi oleh pembelian, sementara 40% lainnya merupakan penjualan emas. Hal ini menunjukkan bahwa emas masih menjadi pilihan investasi yang diminati oleh masyarakat.

Secara keseluruhan, tren kenaikan harga emas di Aceh dipengaruhi oleh berbagai faktor global dan diprediksi akan terus berlanjut. Bagi masyarakat yang berencana untuk berinvestasi dalam bentuk emas, disarankan untuk terus memantau perkembangan harga dan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga emas.

Dari masa ke masa, emas telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Aceh. Kini, dengan harga yang mendekati Rp 5 juta per mayam, emas tidak hanya mencerminkan kekayaan material, tetapi juga sejarah, tradisi, dan masa depan ekonomi Aceh. Masyarakat Aceh, dengan kecintaan dan penghormatannya terhadap emas, membuktikan bahwa logam mulia ini akan terus bersinar di tengah tantangan zaman.

Sumber Berita: sumut.idntimes.com, metropolis.id, masakini.co

Berita Terkait

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik
Aceh Jaya Raih Penghargaan Nasional UHC 2026
Aceh Siap Layani Umrah Langsung, SAM Airlines Disiapkan
Usai Penantian Panjang, Bonus Atlet PON XXI/2024 Akhirnya Dicairkan
Mualem Pastikan Tambahan Anggaran Pusat Rp10 Triliun untuk Aceh Tahun 2026
Pemkab Aceh Jaya Dukung Penuh Program Asta Cita Presiden dan Wapres
Ketua STAIN Teungku Dirundeng Nilai Menag Nasaruddin Umar Layak Raih Nobel Perdamaian
Pemkab Aceh Jaya Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-97, Kobarkan Semangat Persatuan

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:32 WIB

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:33 WIB

Aceh Jaya Raih Penghargaan Nasional UHC 2026

Minggu, 23 November 2025 - 08:39 WIB

Aceh Siap Layani Umrah Langsung, SAM Airlines Disiapkan

Sabtu, 15 November 2025 - 10:51 WIB

Usai Penantian Panjang, Bonus Atlet PON XXI/2024 Akhirnya Dicairkan

Sabtu, 15 November 2025 - 09:48 WIB

Mualem Pastikan Tambahan Anggaran Pusat Rp10 Triliun untuk Aceh Tahun 2026

Berita Terbaru

Farid Nyak Umar,ST., saat berbicara pada reses I masa persidangan II bersama warga

Banda Aceh

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:49 WIB

Peserta Pelatihan dan Sosialisasi dan pelatihan aplikasi Internet Banking Corporate (IBC

Daerah

Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:36 WIB

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE

Banda Aceh

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Rabu, 11 Feb 2026 - 12:44 WIB

Tim Universitas Teuku Umar menyalurkan bantuan kain sarung dan mukena dari perguruan tinggi mitra kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Daerah

UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh

Senin, 9 Feb 2026 - 09:09 WIB

Daerah

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Minggu, 8 Feb 2026 - 19:32 WIB