DPRK Aceh Jaya Sampaikan Duka dan Minta Penertiban Tambang Ilegal

- Kontributor

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calang, TP – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya seorang warga Gampong Pasi Tube, Kecamatan Krueng Sabee, yang menjadi korban dalam insiden di lokasi tambang tradisional pada Sabtu (4/10/2025).

Ucapan duka tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRK Aceh Jaya, Irwanto NP, saat dikonfirmasi di Calang, Senin (6/10/2025).

“Kami mengucapkan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Irwanto.

Selain menyampaikan belasungkawa, Irwanto juga mengingatkan pentingnya keselamatan bagi masyarakat yang bekerja di area pertambangan tradisional. Ia menegaskan bahwa mencari nafkah memang penting, namun keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama.

“Kita memahami bahwa aktivitas tambang adalah salah satu sumber mata pencaharian, tapi tidak ada yang lebih berharga dari keselamatan dan kesehatan masyarakat. Keselamatan harus menjadi nomor satu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irwanto meminta aparat kepolisian untuk melakukan langkah-langkah penertiban terhadap aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Aceh Jaya guna mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang.

“Kami berharap pihak kepolisian dapat melakukan penertiban terhadap tambang ilegal. Ini bukan untuk menghalangi masyarakat mencari rezeki, tetapi demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak DPRK akan segera berkoordinasi dengan Bupati Aceh Jaya untuk membahas pembentukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang legal dan teratur, sehingga aktivitas tambang tradisional dapat berjalan dengan aman dan sesuai aturan.

“Kami akan duduk bersama Bupati untuk mencari solusi terbaik, termasuk kemungkinan penetapan wilayah pertambangan rakyat agar aktivitas tambang bisa diatur dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir,” tutup Irwanto.(Adv)

Baca Juga :  Tertib Pendidikan: Tujuh Siswa Terjaring Patroli Satpol PP Aceh Jaya

Berita Terkait

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi
Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC
Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh
UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh
Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik
Pemkab Nagan Raya Laporkan Kerugian Banjir Rp1,1 Triliun
Program Renjani, DJP Aceh Kukuhkan 180 Relawan Pajak
TP PKK Aceh Barat Salurkan Perlengkapan Sekolah Korban Banjir

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:49 WIB

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:36 WIB

Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:44 WIB

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Senin, 9 Februari 2026 - 09:09 WIB

UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:32 WIB

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Berita Terbaru

Farid Nyak Umar,ST., saat berbicara pada reses I masa persidangan II bersama warga

Banda Aceh

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:49 WIB

Peserta Pelatihan dan Sosialisasi dan pelatihan aplikasi Internet Banking Corporate (IBC

Daerah

Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:36 WIB

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE

Banda Aceh

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Rabu, 11 Feb 2026 - 12:44 WIB

Tim Universitas Teuku Umar menyalurkan bantuan kain sarung dan mukena dari perguruan tinggi mitra kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Daerah

UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh

Senin, 9 Feb 2026 - 09:09 WIB

Daerah

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Minggu, 8 Feb 2026 - 19:32 WIB