Dilanda Banjir, Bupati Aceh Jaya Pastikan Respon Cepat

- Kontributor

Senin, 20 Oktober 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBK Aceh Jaya saat meninjau lokasi banjir

Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBK Aceh Jaya saat meninjau lokasi banjir

Aceh Jaya, TP – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Aceh Jaya sejak Sabtu (18/10) dini hari menyebabkan sejumlah sungai meluap dan merendam permukiman warga di delapan kecamatan. Data sementara dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBK Aceh Jaya mencatat, sebanyak 1.776 kepala keluarga (KK) atau 5.465 jiwa terdampak banjir di 34 gampong.

Kecamatan yang paling parah terdampak antara lain Setia Bakti, Darul Hikmah, Panga, Teunom, Pasie Raya, Krueng Sabee, Jaya, dan Sampoiniet. Di Kecamatan Setia Bakti, air menggenangi tujuh gampong, yakni Lhok Bot, Gunong Meunasah, Paya Laot, Sapek, Pante Kuyun, Glee Seubak, dan Gampong Baroh. Sementara di Kecamatan Darul Hikmah, banjir melanda delapan gampong termasuk Masen, Babah Dua, Lamteungoh, dan Paya Santeut.

Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos., M.A.P., memimpin rapat darurat di kantor BPBK Aceh Jaya, Senin (20/10) pagi. Rapat tersebut dihadiri oleh Plt. Sekretaris Daerah, Kepala BPBK, Dinas Sosial, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Dinsosnakertran), Dinas PUPR, PMI, serta tim SAR, untuk membahas langkah mitigasi dan antisipasi lanjutan menghadapi potensi banjir susulan.

Baca Juga :  Busana Nilam Aceh Jaya Pukau Peserta Rakor

Dalam rapat itu, Bupati Safwandi menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penanganan di lapangan dan memastikan kebutuhan warga terpenuhi. “Saya minta setiap instansi bergerak cepat. Kita harus siaga penuh, karena curah hujan masih tinggi dan debit air di beberapa wilayah belum stabil,” ujarnya.

Selain memimpin rapat, Bupati Safwandi juga meninjau langsung wilayah Pasie Raya dan Teunom. Ia melaporkan bahwa akses jalan lintas utama di kawasan Teunom–Pasi Raya masih aman untuk dilalui warga.

“Kami sudah patroli di Pasie Raya dan Teunom, untuk sementara keadaan masih aman. Di Panga sempat terjadi peningkatan air di Babah Ceupan, tetapi alhamdulillah hari ini sudah menurun. Namun, di wilayah Pulo Tinggi dan Krueng Beukah, air kemungkinan akan meningkat siang hingga sore nanti,” kata Safwandi.

Kepala Pelaksana BPBK Aceh Jaya, A.G. Suhadi, melaporkan bahwa banjir terjadi akibat meluapnya sejumlah sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu dini hari. “Debit air meningkat karena curah hujan tinggi, sementara daya tampung sungai tidak mencukupi,” ujarnya dalam laporan resmi kepada Bupati Aceh Jaya.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Jaya Gerak Cepat Tangani Banjir di Tiga Kecamatan

Ia menambahkan, tim reaksi cepat (TRC) BPBK bersama Damkar, TNI, Polri, Dinas Sosial, PMI, dan tim SAR telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pendataan, kaji cepat, serta membantu warga terdampak. Hingga Senin (20/10) pagi, air masih menggenangi beberapa wilayah, namun sebagian daerah mulai surut.

BPBK Aceh Jaya mencatat sejumlah kebutuhan mendesak untuk penanganan pascabencana, antara lain pembangunan tanggul pengendali banjir, perkuatan tebing sungai, jetty di muara sungai, serta pengerukan saluran air dan sungai di titik-titik rawan.

Bupati Safwandi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti hasil rapat tersebut dengan langkah konkret, termasuk mengidentifikasi infrastruktur pengendali banjir yang perlu segera diperbaiki dan mengajukan dukungan ke pemerintah provinsi maupun pusat.

Hingga pukul 11.20 WIB, hujan dengan intensitas sedang masih mengguyur beberapa kecamatan. Meski demikian, BPBK memastikan tidak ada kendala berarti dalam penanganan di lapangan dan terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) serta BNPB.(Adv)

Berita Terkait

Pemkab Aceh Jaya Lepas 30 Relawan ke Aceh Tamiang dan Aceh Utara
Gubernur Aceh Dua Hari Pantau Banjir di Aceh Singkil
Pemkab Aceh Jaya Tetapkan Siaga Bencana
Libatkan Desa, Pemkab Aceh Jaya Gelar Maulid Akbar 1447 H di Calang
Banjir Meluas di Aceh Barat, 58 Gampong Terdampak dan Ribuan Warga Terimbas
Pemkab Aceh Jaya Apresiasi Inovasi Daerah
Mifa Bersaudara Raih Paritrana Award Aceh 2025
Perumdam Tirta Mon Mata Gandeng USK Perkuat Pengelolaan Air Minum dan Lingkungan

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 20:32 WIB

Pemkab Aceh Jaya Lepas 30 Relawan ke Aceh Tamiang dan Aceh Utara

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:02 WIB

Gubernur Aceh Dua Hari Pantau Banjir di Aceh Singkil

Jumat, 28 November 2025 - 22:29 WIB

Pemkab Aceh Jaya Tetapkan Siaga Bencana

Kamis, 27 November 2025 - 21:16 WIB

Libatkan Desa, Pemkab Aceh Jaya Gelar Maulid Akbar 1447 H di Calang

Kamis, 27 November 2025 - 20:27 WIB

Banjir Meluas di Aceh Barat, 58 Gampong Terdampak dan Ribuan Warga Terimbas

Berita Terbaru

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf saat menyerahkan bantuan logistik untuk korban bencana yang diterima oleh Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, SH, di Pendopo Bupati Aceh Singkil, Selasa (9/12/2025).

Daerah

Gubernur Aceh Dua Hari Pantau Banjir di Aceh Singkil

Rabu, 10 Des 2025 - 17:02 WIB

Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh 2025, Murthalamuddin, S.Pd, MSP,

Banda Aceh

Posko Darurat Minta Tarif Transportasi ke Aceh Tetap Wajar

Rabu, 10 Des 2025 - 10:59 WIB

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain saat memberikan keterangan pers terkait operasi SAR bencana hidrometeorologi di Aceh, Senin (8/12/2025).

Daerah

Basarnas: Operasi SAR Bencana Aceh Capai Hampir 80 Persen

Senin, 8 Des 2025 - 15:54 WIB