Dari Limbah Jadi Berkah: Inovasi Mahasiswa USK Tembus Pendanaan PKM 2025

- Kontributor

Sabtu, 27 September 2025 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) penggagas inovasi lapisan pelindung pangan berbahan limbah kerang hijau atau Circular Processing Edible Coating (CIPECO)

Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) penggagas inovasi lapisan pelindung pangan berbahan limbah kerang hijau atau Circular Processing Edible Coating (CIPECO)

Banda Aceh, TP – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali mencatat prestasi di tingkat nasional setelah tim mereka berhasil meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025 dari Kemendiktisaintek. Tim ini menciptakan inovasi pelapis pangan alami berbasis limbah cangkang kerang hijau bernama Circular Processing Edible Coating atau CIPECO.

Ketua Tim CIPECO, M. Abdul Hamid, mengatakan inovasi tersebut menjadi salah satu dari 13 proposal—sekitar 5,41 persen dari total usulan—yang berhasil lolos pendanaan PKM di lingkungan USK.

“CIPECO dirancang sebagai lapisan pelindung berbahan alami yang dapat memperpanjang masa simpan produk protein seperti daging, ayam, dan ikan,” ujar Abdul di Banda Aceh, Sabtu (27/09).

Menurutnya, keunggulan utama produk ini terletak pada pemanfaatan kitosan dari limbah cangkang kerang hijau yang melimpah di pesisir Aceh, dipadukan dengan minyak atsiri biji pala sebagai agen antibakteri alami.

“Produk ini menjadi solusi pengawet alami yang aman dikonsumsi, ramah lingkungan, dan praktis digunakan. Kami ingin menjawab tantangan pengurangan limbah laut sekaligus menjaga ketahanan pangan,” ujarnya.

Baca Juga :  UTU Loloskan Tiga Tim Mahasiswa ke KMI Expo 2025

CIPECO diklaim mampu memperlambat proses pembusukan beberapa hari lebih lama dibandingkan metode penyimpanan konvensional. Produk ini ditujukan untuk digunakan oleh rumah tangga, pelaku UMKM, hingga industri pengolahan hasil laut.

Tim pengembang CIPECO terdiri atas mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, yakni M. Abdul Hamid, M. Zacky Barsya, dan M. Abidzar, serta dua mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dara Apriani dan Azid Ramadhan.

Kolaborasi lintas disiplin ini memadukan riset ilmiah dengan strategi bisnis. “Pendekatan multidisipliner ini menjadikan CIPECO tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga berpotensi dikomersialisasikan,” kata Abdul.

Setelah dinyatakan lolos pendanaan, tim CIPECO kini tengah menyiapkan uji pasar dan tahap produksi awal. Produk cair siap pakai tersebut ditawarkan dengan harga Rp65.000 per 500 ml, dan dirancang agar mudah diaplikasikan untuk berbagai kebutuhan.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Jaya Apresiasi Inovasi Daerah

Anggota tim, Dara Apriani, menambahkan bahwa pihaknya juga aktif melakukan sosialisasi kepada pelaku UMKM dan pedagang pasar tradisional di Banda Aceh. “Kami ingin memastikan riset ini tidak berhenti di laboratorium, tetapi bisa benar-benar dimanfaatkan masyarakat,” ucapnya.

Dosen pembimbing, Asmawati M. Sail, menjelaskan bahwa capaian ini menunjukkan kemampuan mahasiswa USK dalam menghasilkan riset aplikatif yang relevan dengan isu ketahanan pangan nasional.

“CIPECO membuktikan bahwa inovasi mahasiswa mampu menghadirkan solusi nyata dan berdaya guna. Kami berharap ini menjadi model bisnis ramah lingkungan yang mendukung ekonomi sirkular di Aceh,” kata Asmawati.

Ia menambahkan, pemanfaatan limbah kerang hijau tidak hanya berkontribusi terhadap pengelolaan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi nelayan dan pelaku industri perikanan di wilayah pesisir.

Berita Terkait

Listrik Jadi Kendala Utama Jaringan Aceh
Kemendikdasmen Fokus Pulihkan Sekolah Aceh
Tertib Pendidikan: Tujuh Siswa Terjaring Patroli Satpol PP Aceh Jaya
Bupati Aceh Jaya Kukuhkan Inovasi Sekolah Islam Berbasis Industri (SIRAMBI) SMPS Darun Nizham
Wakil Bupati Aceh Jaya Lantik 23 Kepala Sekolah SD dan TK
Pemkab Aceh Jaya Gelar Edukasi dan Pemberian Nutrisi Tambahan untuk Siswa SD
Pemkab Aceh Jaya Gelar Curah Pikiran Penyempurnaan Kurikulum Dayah 2025
Bupati Aceh Jaya Resmikan Gedung Baru Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 09:03 WIB

Listrik Jadi Kendala Utama Jaringan Aceh

Selasa, 2 Desember 2025 - 14:48 WIB

Kemendikdasmen Fokus Pulihkan Sekolah Aceh

Selasa, 18 November 2025 - 20:15 WIB

Tertib Pendidikan: Tujuh Siswa Terjaring Patroli Satpol PP Aceh Jaya

Kamis, 6 November 2025 - 16:33 WIB

Bupati Aceh Jaya Kukuhkan Inovasi Sekolah Islam Berbasis Industri (SIRAMBI) SMPS Darun Nizham

Kamis, 6 November 2025 - 15:38 WIB

Wakil Bupati Aceh Jaya Lantik 23 Kepala Sekolah SD dan TK

Berita Terbaru

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf saat menyerahkan bantuan logistik untuk korban bencana yang diterima oleh Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, SH, di Pendopo Bupati Aceh Singkil, Selasa (9/12/2025).

Daerah

Gubernur Aceh Dua Hari Pantau Banjir di Aceh Singkil

Rabu, 10 Des 2025 - 17:02 WIB

Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh 2025, Murthalamuddin, S.Pd, MSP,

Banda Aceh

Posko Darurat Minta Tarif Transportasi ke Aceh Tetap Wajar

Rabu, 10 Des 2025 - 10:59 WIB

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain saat memberikan keterangan pers terkait operasi SAR bencana hidrometeorologi di Aceh, Senin (8/12/2025).

Daerah

Basarnas: Operasi SAR Bencana Aceh Capai Hampir 80 Persen

Senin, 8 Des 2025 - 15:54 WIB