Dua Anak Asal Aceh Barat Tewas Tenggelam di Pantai Lhoknga

- Kontributor

Senin, 30 Juni 2025 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses Evakuasi dua jenazah yang tenggelam di pantai Lhoknga

Proses Evakuasi dua jenazah yang tenggelam di pantai Lhoknga

Aceh Besar, TP Dua bocah asal Meulaboh, Aceh Barat, dilaporkan meninggal dunia usai terseret arus dan tenggelam saat mandi di Pantai Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Jenazah keduanya ditemukan tim pencari setelah dua hari upaya pencarian intensif.

Kedua korban, M. Ozi Mahardika (8) dan M. Amar Fauzan (7), awalnya tengah bermain air bersama orang tua mereka pada Sabtu sore (28/06/2025), sebelum tiba-tiba hilang terseret ombak. Warga dan keluarga sempat melakukan pencarian mandiri, namun tak membuahkan hasil. Sekitar 30 menit setelah kejadian, laporan resmi disampaikan kepada tim SAR Banda Aceh.

Baca Juga :  Perjalanan Suci Dimulai: 393 Jemaah Haji Aceh Kloter Pertama Berangkat

Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan dengan menyisir area hingga radius empat mil laut dari lokasi kejadian. Upaya pencarian melibatkan tim gabungan, termasuk penggunaan drone untuk memperluas jangkauan.

“Korban tenggelam pertama atas nama Amar Fauzan ditemukan dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di Pantai Pulau Kapuk, Lhoknga,” ungkap Al Hussain, Senin (30/06/2025).

Baca Juga :  MPU Aceh Jaya Ajak Peserta PKU Telusuri Jejak Ulama Besar di Banda Aceh

Sementara itu, jenazah Ozi Mahardika ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB di lokasi yang sama dalam kondisi mengapung. Kedua korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Basarnas mengimbau kepada pengelola wisata pantai untuk meningkatkan sistem keamanan, termasuk pemasangan rambu peringatan serta penyediaan tim penyelamat di area rawan. “Kami juga mengingatkan pengunjung agar lebih waspada dan tidak melepas pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di kawasan pantai,” tutup Al Hussain.

Berita Terkait

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi
Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC
Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh
UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh
Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik
Pemkab Nagan Raya Laporkan Kerugian Banjir Rp1,1 Triliun
Program Renjani, DJP Aceh Kukuhkan 180 Relawan Pajak
TP PKK Aceh Barat Salurkan Perlengkapan Sekolah Korban Banjir

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:49 WIB

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:36 WIB

Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:44 WIB

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Senin, 9 Februari 2026 - 09:09 WIB

UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:32 WIB

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Berita Terbaru

Farid Nyak Umar,ST., saat berbicara pada reses I masa persidangan II bersama warga

Banda Aceh

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:49 WIB

Peserta Pelatihan dan Sosialisasi dan pelatihan aplikasi Internet Banking Corporate (IBC

Daerah

Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:36 WIB

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE

Banda Aceh

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Rabu, 11 Feb 2026 - 12:44 WIB

Tim Universitas Teuku Umar menyalurkan bantuan kain sarung dan mukena dari perguruan tinggi mitra kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Daerah

UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh

Senin, 9 Feb 2026 - 09:09 WIB

Daerah

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Minggu, 8 Feb 2026 - 19:32 WIB