Kunjungan Wisata ke Tugu Nol Kilometer Sabang Ditutup Sementara Demi Keamanan

- Kontributor

Sabtu, 24 Mei 2025 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tugu 0 Kilometer Sabang

Tugu 0 Kilometer Sabang

Sabang, TP – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengambil langkah penutupan sementara akses wisatawan ke Tugu Nol Kilometer yang berada di kawasan Taman Wisata Alam Pulau Weh, Kota Sabang. Kebijakan ini diberlakukan sejak 22 Mei 2025 dan akan berlangsung hingga waktu yang belum ditentukan.

Kepala BKSDA Aceh, Ujang Wisnu Barata, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil untuk menghindari risiko kecelakaan akibat kerusakan pada bagian ornamen tugu yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.

Baca Juga :  Abdya Resmi Jadi Tuan Rumah MTQ Aceh ke-38 Tahun 2027

“Penutupan ini bersifat sementara demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Sejumlah elemen tugu mengalami kerusakan dan dikhawatirkan bisa jatuh sewaktu-waktu,” ujar Ujang di Banda Aceh, Sabtu (24/05/2025).

Ia menjelaskan, saat ini sedang dilakukan proses perbaikan terhadap struktur dan ornamen Tugu Nol Kilometer. Pintu kunjungan akan kembali dibuka setelah kondisi tugu dinyatakan aman untuk umum.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Aceh, Azwani Awi, menyoroti kondisi tugu yang menurutnya memprihatinkan. Dalam kunjungan terbarunya bersama wisatawan, ia menyaksikan sejumlah bagian ornamen khas Aceh, seperti kerawang dan rencong, telah rusak dan berisiko jatuh.

Baca Juga :  Gerimis Tak Halangi Pelantikan 851 ASN Aceh Jaya

“Kami berharap ada penanganan cepat dan serius agar kawasan ini bisa kembali aman dikunjungi. Tugu Nol Kilometer adalah ikon wisata Aceh yang seharusnya mendapat perhatian lebih,” kata Azwani.

Ia menambahkan bahwa keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas, mengingat Tugu Nol Kilometer merupakan salah satu destinasi unggulan di Provinsi Aceh dan menjadi titik penting dalam peta pariwisata nasional.

Berita Terkait

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi
Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC
Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh
UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh
Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik
Pemkab Nagan Raya Laporkan Kerugian Banjir Rp1,1 Triliun
Program Renjani, DJP Aceh Kukuhkan 180 Relawan Pajak
TP PKK Aceh Barat Salurkan Perlengkapan Sekolah Korban Banjir

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:49 WIB

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:36 WIB

Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:44 WIB

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Senin, 9 Februari 2026 - 09:09 WIB

UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:32 WIB

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Berita Terbaru

Farid Nyak Umar,ST., saat berbicara pada reses I masa persidangan II bersama warga

Banda Aceh

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:49 WIB

Peserta Pelatihan dan Sosialisasi dan pelatihan aplikasi Internet Banking Corporate (IBC

Daerah

Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:36 WIB

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE

Banda Aceh

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Rabu, 11 Feb 2026 - 12:44 WIB

Tim Universitas Teuku Umar menyalurkan bantuan kain sarung dan mukena dari perguruan tinggi mitra kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Daerah

UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh

Senin, 9 Feb 2026 - 09:09 WIB

Daerah

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Minggu, 8 Feb 2026 - 19:32 WIB