11 Personel Pranata Trantibum Diterjunkan ke Enam Kecamatan di Aceh Jaya

- Kontributor

Selasa, 4 November 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Jaya, Drs. Supriadi, saat pelepasan personel Pranata Trantibum ke enam kecamatan di Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (4/11/2025).

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Jaya, Drs. Supriadi, saat pelepasan personel Pranata Trantibum ke enam kecamatan di Kabupaten Aceh Jaya, Selasa (4/11/2025).

Calang, TP – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Jaya menugaskan 11 personel Pranata Trantibum ke enam kecamatan untuk memperkuat pelayanan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta pelindungan masyarakat (Tibumtranlinmas).

Keenam kecamatan yang menjadi lokasi penugasan adalah Jaya, Indra Jaya, Sampoiniet, Darul Hikmah, Teunom, dan Pasie Raya. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Satpol PP dan WH Aceh Jaya dalam mengoptimalkan penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada), sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penerapan Syariat Islam di tingkat kecamatan.

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Jaya, Drs. Supriadi, memimpin langsung kegiatan antar tugas di Kecamatan Teunom dan Pasie Raya, sementara penugasan di Kecamatan Darul Hikmah, Sampoiniet, Indra Jaya, dan Jaya dilakukan oleh Plt. Sekretaris Satpol PP dan WH, Hamdani.

“Penempatan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat deteksi dini dan pencegahan potensi gangguan ketertiban umum, serta menjaga ketenteraman masyarakat di setiap kecamatan,” ujar Supriadi usai kegiatan antar tugas, Selasa (4/11).

Baca Juga :  Pelantikan Mualem-Dek Fadh Dijadwalkan 12 Februari, Aburazak: Kami Sudah Bersiap

Hamdani menambahkan, kehadiran Pranata Trantibum di kecamatan diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor, terutama dengan unsur Muspika dan perangkat gampong.

“Petugas di kecamatan bukan hanya melakukan pemantauan dan pelaporan, tetapi juga menjadi penghubung aktif antara Satpol PP/WH Kabupaten Aceh Jaya dan pemerintah kecamatan. Harapannya, potensi pelanggaran Perda, gangguan ketertiban, maupun pelanggaran syariat dapat dicegah lebih cepat,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Jaya, Juanda, S.Pd.I., M.Pd., memberikan apresiasi atas langkah Satpol PP dan WH tersebut. Ia menilai, kehadiran Pranata Trantibum di kecamatan akan menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Penugasan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat. Dengan adanya personel di kecamatan, respons terhadap potensi gangguan ketertiban maupun pelanggaran syariat akan lebih cepat dan terukur,” kata Juanda.

Baca Juga :  Gerimis Tak Halangi Pelantikan 851 ASN Aceh Jaya

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat kecamatan, perangkat gampong, dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan tugas Pranata Trantibum, agar ketertiban dan ketenteraman masyarakat tetap terjaga di seluruh wilayah Aceh Jaya.

Untuk sementara, tiga kecamatan — Krueng Sabee, Panga, dan Setia Bakti — belum ditempatkan petugas khusus karena wilayah tersebut masih berada dalam jangkauan pengawasan langsung personel yang berpiket di Kantor Satpol PP dan WH Aceh Jaya.

Penugasan ini dilaksanakan berdasarkan Permendagri Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Pelindungan Masyarakat, serta Qanun Kabupaten Aceh Jaya Nomor 2 Tahun 2023 yang menjadi dasar hukum pelaksanaan TrantibumLinmas di daerah itu.

Dengan langkah ini, Satpol PP dan WH Aceh Jaya berharap kehadiran Pranata Trantibum dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban, ketenteraman, serta menegakkan Perda dan Syariat Islam di seluruh wilayah Aceh Jaya.(Adv)

Berita Terkait

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi
Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC
Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh
UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh
Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik
Pemkab Nagan Raya Laporkan Kerugian Banjir Rp1,1 Triliun
Program Renjani, DJP Aceh Kukuhkan 180 Relawan Pajak
TP PKK Aceh Barat Salurkan Perlengkapan Sekolah Korban Banjir

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:49 WIB

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:36 WIB

Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:44 WIB

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Senin, 9 Februari 2026 - 09:09 WIB

UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:32 WIB

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Berita Terbaru

Farid Nyak Umar,ST., saat berbicara pada reses I masa persidangan II bersama warga

Banda Aceh

Reses DPRK Banda Aceh Soroti HIV hingga Mahar Tinggi

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:49 WIB

Peserta Pelatihan dan Sosialisasi dan pelatihan aplikasi Internet Banking Corporate (IBC

Daerah

Pemkab Aceh Jaya Perkuat Transparansi Dana Desa Lewat IBC

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:36 WIB

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE

Banda Aceh

Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Meugang bagi Aceh

Rabu, 11 Feb 2026 - 12:44 WIB

Tim Universitas Teuku Umar menyalurkan bantuan kain sarung dan mukena dari perguruan tinggi mitra kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.

Daerah

UTU Salurkan Bantuan Kampus Mitra ke Tiga Daerah Aceh

Senin, 9 Feb 2026 - 09:09 WIB

Daerah

Update Harga Emas 8 Februari 2026: UBS dan Galeri24 Naik

Minggu, 8 Feb 2026 - 19:32 WIB